HiperInflasi Melanda Venezuela, Begini Tingginya Harga Kebutuhan Hidup di Negara itu - raybandasoleit

Hot

Post Top Ad

Rabu, 22 Agustus 2018

HiperInflasi Melanda Venezuela, Begini Tingginya Harga Kebutuhan Hidup di Negara itu


Beberapa negara di dunia pada tahun ini mengalami krisis ekonomi, diantaranya adalah Turki, Malaysia dan sebelumnya adalah Venezuela. Dari ketiga negara tersebut Venezuela bisa dibilang mengalami krisis dengan tingkat keparahannya yang jauh melebihi Turki dan Malaysia.

Ini 2 negara yang pernah mengalami krisis ekonomi hebat :

1. Venezuela

Krisis yang terjadi di negara ini pada tahun ini telah mata uang mereka terjun bebas. Menghadapi kondisi demikian pada Senin (20/8), Presiden Venezuela Nicolas Maduro sampai menerbitkan mata uang baru untuk mengendalikan inflasi negara itu.

Berapa besarnya inflasi yang terjadi di Venezuela? Anda akan kaget, tahun ini menurut perkiraan IMF, inflasi di Venezuela akan mencapai satu juta persen.

Mata uang Bolivar Venezuela begitu ambruk nilainya jadi hampir tidak berharga. Nilai 1 dolar AS kini bisa setara lebih dari 6,3 juta Bolivar.

2. Zimbabwe

Zimbabwe pernah mengalami krisis ekonomi pada masa Presiden Robert Mugabe berkuasa. Pada saat itu nilai mata uang Dolar Zimbabwe lebih parah lagi. Anda tentu lebih kaget lagi, 1 dolar AS sama dengan 669miliar Dolar Zimbabwe.

Zimbabwe dilanda krisis ekonomi yang mendalam setelah Presiden Robert Mugabe mengeluarkan kebijakan radikal soal distribusi tanah pada akhir 1990-an sampai awal 2000-an.

Gambaran harga barang karena rendahnya nilai mata uang

Inflasi yang gila-gilan tak pelak lagi membuat harga barang melambung tinggi. Masyarakat atau warga negara setempat tentu membutuhkan tumpukan uang tunai untuk membeli kebutuhan rumah tangga.

Berikut ini adalah gambaran betapa mengerikannya krisis ekonomi yang melanda Venezuela akibat dari hiperinflasi negara tersebut :

1. Popok bayi
Satu paket popok digambarkan seharga tumpukan uang 8.000.000 bolivar (sekitar Rp460 ribu) di sebuah mini market di Caracas, Venezuela.

2. Tepung
Paket tepung jagung digambarkan dengan uang senilai 2.500.000 bolivar (Rp146 ribu).

3. Keju
Satu kilogram keju digambarkan di samping uang senilai 7.500.000 bolivar (Rp440 ribu).

4. Sabun
Sebatang sabun dihargai 3.500.000 bolivar (Rp205 ribu).

5. Beras
Sepaket beras dihargai dengan 2.500.000 bolivar (Rp146 ribu).

6. Wortel
Satu kilogram wortel setara dengan uang senilai 3.000.000 boliver (Rp176 ribu).

7. Daging
Satu kilogram daging setara dengan uang 9.500.000 bolivar (Rp557 ribu).

Bagaimana menurut Anda, tak terbayangkan. Masih bersyukur kita di Indonesia tidak mengalami kondisi seperti itu.
 
 
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad