Anak Kecanduan Gadget? Ini 6 Langkah Mengatasinya - raybandasoleit

Hot

Post Top Ad

Senin, 10 Desember 2018

Anak Kecanduan Gadget? Ini 6 Langkah Mengatasinya


Saat memperkenalkan gadget, orang tua harus siap untuk memberikan batasan yang jelas terkait dengan penggunaan gadget pada anak. Pasalnya jika terus-menerus dibiarkan, anak akan mulai kecanduan bermain gadget.

Adapun beberapa cirinya antara lain penggunaan perangkat yang terus meningkat dan terus-menerus, permintaan untuk menggunakan gadget lebih sering dan menyebabkan marah ketika permintaan ditolak atau perangkat diambil, dan menolak melakukan rutinitas harian (seperti pergi tidur) untuk terus bermain dengan gadget.

Cukup merugikan bukan? Seperti ditulis Okezone, berikut beberapa tips untuk mencegah anak dari kecanduan gadget, yang dilansir dari laman Healthxchange, Senin (10/12/2018). 



  1. Batasi penggunaan TV, komputer, dan perangkat seluler hingga maksimal 30 menit setiap kali. Pastikan jumlah total waktu layar per hari tidak melebihi kesepakatan.
  2. Jadwalkan waktu yang tepat untuk menggunakan perangkat, dan rencanakan kegiatan fisik yang menyenangkan bagi anak untuk terlibat di waktu lain.
  3. Jangan menempatkan TV dan gadget elektronik di kamar tidur anak dan singkirkan perangkat tersebut setelah digunakan.
  4. Berikan jadwal 'bebas gadget' seperti saat makan, pekerjaan rumah dan waktu tidur. Selain itu, Anda dapat menetapkan zona 'bebas gadget' untuk anak seperti di kamar tidur, ruang makan, dan di dalam mobil.
  5. Ajari anak Anda lebih awal tentang pentingnya moderasi. Pastikan untuk menawarkan pujian ketika anak Anda menunjukkan pengendalian dalam penggunaan perangkat teknologi dan mengikuti aturan yang Anda tetapkan.
  6. Pantau akses dengan menggunakan perangkat bersama anak. Ambil kesempatan ini untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan berbagi nilai-nilai keluarga.

Terkadang, dengan kehidupan sibuk yang dijalani, teknologi dapat digunakan untuk membantu mengisi waktu seorang anak.

Namun, tetap penting bagi orang tua dan pengasuh untuk dapat berbicara, mendengar, bermain, mengunjungi tempat dan secara aktif terlibat dengan anak-anak mereka selama rutinitas dan kegiatan sehari-hari mereka. 











Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad